Peran Kunci H Ahmad Ali Memainkan Arah Jokowi Efek, di Tengah-tengah Konsolidasi Strategis PSI untuk Memperjuangkan Aspirasi Inklusivitas Solidaritas Dakwah Kebangsaan
Oleh : Maulana Maududi
(Pemimpin Redaksi Solidaritas Times / Ketua Umum DPP Solidaritas Dakwah Kebangsaan (SDK) & Ketua Umum DPP Central Analisa Strategis - CAS)
Dukungan untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) didongkrak melalui optimalisasi figur Joko Widodo sebagai Dewan Pembina dan patron politik partai. Strategi ini diwujudkan lewat safari politik seperti yang berlangsung di Lampung pada Juni 2026, di mana mantan presiden tersebut turun langsung menggerakkan mesin partai dan relawan untuk Pemilu 2029.
Kehadiran Jokowi di berbagai daerah secara aktif memberikan motivasi kepada kader serta terbukti menjadi daya tarik utama yang mendongkrak citra positif partai.
Kunjungan mantan Presiden Joko Widodo ke berbagai daerah secara konsisten menjadi motor penggerak dan magnet utama bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Safari politik ini dirancang untuk membakar semangat kader hingga ke akar rumput guna menyongsong Pemilu 2029.
Saat berkunjung ke Lampung, Jokowi menginstruksikan kader untuk turun langsung ke masyarakat, mulai dari menghadiri takziah hingga mendampingi warga menyelesaikan masalah.
Menurut Jokowi, kehadiran partai di tengah masyarakat tidak boleh hanya terjadi saat pemilu saja. Ia menekankan pentingnya melengkapi dan menghidupkan struktur partai hingga tingkat desa.
Turun gunungnya Jokowi dengan mengenakan atribut PSI memicu antusiasme besar dari masyarakat. Langkah ini dinilai berbagai kalangan sebagai strategi kunci untuk mendongkrak citra partai.
Sejak pertengahan 2025, PSI mengusung konsep Partai Super Terbuka. Strategi ini membuka pintu selebar-lebarnya bagi publik dan tokoh dari berbagai latar belakang untuk bergabung dan memiliki peran strategis di dalam partai.
Konsep "Partai Super Terbuka" (atau kerap disebut Partai Super Tbk) secara resmi diadopsi oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Kongres yang dihelat di Solo pada pertengahan 2025. Strategi ini menjadikan partai sebagai wadah inklusif milik seluruh anggotanya, bukan lagi milik elite atau keluarga tertentu.
PSI menerapkan sistem Pemilihan Raya (one man, one vote) terinspirasi dari gagasan Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk memilih Ketua Umum, di mana setiap kader memiliki hak suara yang setara.
Pintu inklusivitas terbuka menjadi konsep ini sukses membuka ruang strategis bagi masyarakat luas dan tokoh nasional dari berbagai latar belakang untuk bergabung serta menduduki posisi kepengurusan.
Mereduksi transformasi kepengurusan, melalui format ini dikukuhkan pada Kongres yang menetapkan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025–2030.
Kebijakan ini menarik minat sejumlah tokoh senior dan tokoh publik untuk memperkuat struktur kepengurusan di berbagai daerah.
Konsep tersebut terus digaungkan dalam agenda konsolidasi partai, seperti yang ditegaskan dalam Rakernas PSI di Makassar yang mengusung tema "PSI Rumah Bersama, Partai Terbuka, Bekerja Nyata Untuk Kebangsaan".
Tokoh nasional seperti Joko Widodo juga kerap hadir dalam berbagai agenda PSI untuk memberikan dukungan dan arahan dalam membesarkan partai.
Mempercepat pembentukan dan pelengkapan struktur kepengurusan di tingkat daerah (DPW dan DPC) untuk memastikan mesin partai berjalan efektif hingga ke akar rumput.
Percepatan pembentukan dan pelengkapan struktur kepengurusan PSI tingkat daerah (DPW dan DPC) difokuskan untuk memvalidasi struktur organisasi, memastikan kepatuhan administrasi, dan mengoptimalkan fungsi "gerakan ketuk pintu" hingga ke tingkat akar rumput jelang Pemilu 2029.
DPP PSI terus memverifikasi kelengkapan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk memastikan mesin politik beroperasi optimal.
Penguatan Jawa Barat menjadi prioritas utama. Sebagai salah satu lumbung suara utama, DPW PSI Jawa Barat yang diketuai oleh Abang Ijo Hapidin terus melakukan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan konsolidasi untuk merampungkan kepengurusan hingga tingkat ranting.
Menguatkan kolaborasi bersama masyarakat lebih optimal. Selain melengkapi kepengurusan, kader di akar rumput diinstruksikan untuk terjun langsung membesarkan partai dan menyerap aspirasi warga.
PSI juga menggabungkan program dukungan kepemudaan dan mengaitkannya dengan penggalangan dukungan bagi tokoh potensial lain, seperti H Ahmad Ali, untuk pemilu mendatang.
Strategi penggabungan program kepemudaan dan penggalangan dukungan politik kini menjadi fokus utama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di bawah kepemimpinan Ketua Harian DPP PSI, H. Ahmad Ali. Langkah ini dilakukan melalui konsolidasi nasional untuk menjaring suara akar rumput, khususnya kalangan muda, guna memenangkan Pemilu 2029.
Konsolidasi akar rumput yang dilakukan oleh Ahmad Ali diantaranya dengan memimpin Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) di berbagai daerah, seperti di Pontianak, untuk memperkuat rekrutmen anggota baru yang didominasi generasi muda.
H Ahmad Ali menilai bahwa PSI adalah "partai masa depan" yang menjadi representasi anak muda, menjadikannya wadah strategis untuk memperjuangkan aspirasi kepemudaan melalui rebranding partai yang mumpuni.
Sebagai motor penggerak partai, Ahmad Ali tidak hanya mengonsolidasikan pemilih muda, tetapi juga memainkan peran kunci dalam menggandeng tokoh potensial. Beliau memastikan arah dukungan PSI meluas ke figur nasional, seperti bergabungnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke dalam partai tersebut.
Maka ketika Presiden RI ke 7 H Joko Widodo meyakini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan masuk ke parlemen pada Pemilu 2029 mendatang adalah sesuatu yang lumrah. Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang, Lampung, Jumat (26/6)
"Saya yakin apabila ini kita lakukan bersama-sama dari tingkat DPP, DPW, DPD. DPC sampai DPRt kita bekerja bersama-sama, saya yakin nanti tahun 2029 PSI, kalau persoalan masuk parlemen itu, saya tidak mendahului saya berani memastikan pasti masuk parlemen," kata Jokowi dikutip dari keterangan tertulis dari PSI.
"Tapi angkanya berapa itu yang kita kehendaki kita ini memiliki target yang besar. Target yang tinggi, oleh sebab itu semuanya harus bekerja keras," imbuh dia.
Jokowi mengapresiasi kerja Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep beserta jajaran DPP, DPW, DPD dan DPC atas terselenggaranya Rakorda di Lampung.
"Struktur itu penting sekali bagi sebuah organisasi. Apabila kita punya mesin politik sampai ke tingkat desa, artinya apa? Artinya kita memiliki mesin dengan CC yang gede. Artinya kita memiliki struktur partai yang memiliki kekuatan yang besar Ini yang perlu saya apresiasi," kata Jokowi.
Jokowi mengingatkan struktur partai harus hidup dan bekerja. Ia mewanti-wanti jangan sampai ada kader tanpa kerja nyata untuk rakyat.
"Misalnya ada tetangganya yang kematian, datang takziah. Ada tetangganya yang kawinan, datang mengucapkan ikut bahagia. Ada persaudaraan yang agak jauh, sakit kalau perlu diantar ke rumah sakit. Tindakan-tindakan seperti itulah yang akan memberikan nama baik kepada PSI," ujarnya.
Jokowi dijadwalkan selama tiga hari menghadiri acara PSI dan undangan relawan serta masyarakat di Lampung.
Pada Sabtu (27/6), Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan tokoh adat Lampung. Jokowi juga akan berkegiatan di Museum Transmigrasi dan Desa Bagelen.
Selain itu, Jokowi akan berkunjung ke UMKM di Maliosewu dan menghadiri acara relawan di Lampung.
Di hari ketiga atau Minggu (28/6), Jokowi dijadwalkan menghadiri kirab budaya, bertemu UMKM dan berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Qodiri.
Lampung, 27 Juni 2026