Mimpi Sempurna H. Ahmad Ali Membersamai PSI Menenun Harapan Melewati Buana
Oleh : Maulana Maududi
(Pemimpin Redaksi Solidaritas Times / Ketua Umum DPP Solidaritas Dakwah Kebangsaan (SDK) & Ketua Umum DPP Central Analisa Strategis - CAS)
Pilihan politisi senior H. Ahmad Ali untuk menahkodai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai Ketua Harian adalah strategi politik yang menarik. Kolaborasi ini disebut memadukan pengalaman panjangnya dengan idealisme dan energi segar dari partai anak muda.
Momen politik yang strategis ini menggambarkan beberapa kunci perpaduan dua kekuatan, yakni pengalaman Ahmad Ali sebagai mantan elite nasional Partai NasDem membawa ketegasan dan navigasi taktis yang matang, sementara PSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Kaesang Pangarep dikenal sangat lincah menjangkau pemilih pemula.
Kemudian fokus H. Ahmad Ali mengawal figur penting dalam dinamika pasca pemilu yang cepat, H. Ahmad Ali secara langsung menginstruksikan para kader untuk berada di garda depan dalam membela warisan politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Sehingga bagi publik, ini menjadi simbol penyatuan harapan lintas generasi. Perjalanan melintasi "buana" mencerminkan ambisi besar PSI untuk terus berekspansi, mengakar kuat di akar rumput, dan memperluas pengaruh politik nasional mereka ke depan.
Oleh H. Ahmad Ali, ambisi besar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk berekspansi difokuskan pada penguatan struktur hingga tingkat desa dan luar Jawa PSI Perkuat Akar Rumput di di luar jawa, dengan target menembus empat besar nasional pada Pemilu 2029 mendatang.
Maka ketika H. Ahmad Ali melalui PSI untuk merealisasikan ambisi perluasan pengaruh politik mereka, struktur mesin partai di lapangan, wajib dirapikan dengan sebaik-baiknya untuk kemudian memastikan kepengurusan tidak hanya ada di atas kertas, tetapi hidup hingga tingkat kelurahan dan kecamatan agar dapat menyerap aspirasi warga secara langsung pakai prinsip 'Hidup Hingga Akar Rumput', Jokowi Siap Turun Blusukan untuk membesarkan PSI.
Ekspansi skala nasional menjadi prioritas H. Ahmad Ali untuk menepis anggapan bahwa basis pemilih partai hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, dengan memperluas penerimaan partai di berbagai pulau besar seperti di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Politik jalan tengah yang disiapkan oleh H. Ahmad Ali melalui DPP Solidaritas Dakwah Kebangsaan (SDK) yang mengedepankan pendekatan inklusif, dialog, dan solusi untuk merangkul berbagai kelompok masyarakat dengan latar belakang yang beragama.
Sehingga keterlibatan tokoh kunci dengan mendapatkan arahan dan dukungan strategis dari figur seperti Joko Widodo untuk memperkuat konsolidasi internal partai.
Jakarta, 8 Juli 2026